Mengkonsumsi jus pencegah kanker yang dibuat dari buah-buahan, sayuran, rempah maupun bahan makanan tertentu jauh lebih menguntungkan dibandingkan mengkonsumsi langsung.
Hal ini dikarenakan proses membuat jus baik memakai mesin blender, juicer atau pun juice extractor akan menghancurkan lapisan sel terluar bahan tersebut sehingga zat antikanker bisa diserap dengan cepat oleh tubuh.
Jus buah pepaya merupakan jus pencegah kanker yang ampuh
Jus pepaya mengandung enzim papain untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara
Penyakit kanker muncul akibat sel-sel tubuh berkembang dengan tidak normal, cepat dan tidak terkendali.
Ketahuilah, mencegah kanker dimulai dari memperhatikan hal-hal kecil dan sepele yang anda lakukan sehari-hari.
Pola makan sembarangan, gaya hidup tidak sehat, sampai stres berkepanjangan dapat memicu munculnya penyakit berbahaya ini.
Konsumsi buah dan sayuran setiap hari sangat direkomendasikan karena kaya akan zat antioksidan yang baik untuk sistem imun.
Bila sistem imun (kekebalan tubuh) sudah terjaga dengan baik maka, penyakit berbahaya seperti kanker payudara, serviks dan jenis kanker lainnya bisa dicegah kemunculannya.
![]() |
| Jus Pencegah Kanker |
Jenis Buah, Sayuran, Dan Bahan Makanan Pencegah Kanker
Senyawa polifenol yaitu resveratrol yang terdapat dalam buah anggur dan teh hijau berkhasiat menghambat produksi enzim yang merangsang pertumbuhan kanker.
Berikut ini daftar zat gizi dalam bahan makanan yang bersifat antikanker.
Resep Jus Pencegah Kanker Dari Buah Dan Sayuran
Smoothie brokoli stroberiBahan-bahan :
Smoothie brokoli stroberi
300 g stroberi
100 g brokoli
50 g bubuk kacang kenari
1 sdm madu
100 ml air dingin
Cara membuat smoothie :
Cuci bersih brokoli dan stroberi, kemudian potong-potong.
Masukkan semua bahan ke dalam blender. Proses hingga halus.
Tuang jus ke dalam gelas saji.
Segera diminum.
Jus tomat wortel jeruk bit
Bahan-bahan :
Jus tomat wortel jeruk bit
200 g tomat
200 g jeruk
50 g wortel
50 g bit
2 sdm madu
100 ml air dingin
Cara membuat jus :
Sebelum dibuat jus, kukus tomat beberapa saat agar kandungan zat pencegah kanker di dalamnya yaitu likopen bisa keluar semua.Potong-potong bit, tomat, dan wortel. Kupas buah jeruk dan buang bijinya.
Masukkan semua ke dalam blender. Haluskan.
Tuang jus ke dalam gelas, sajikan.
Jus kubis pencegah kanker
Bahan-bahan :Jus kubis pencegah kanker
100 g kubis
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt peterseli cincang
¼ sdt garam
¾ gelas air dingin
Cara membuat pencegah kanker :
Iris kubis kemudian masukkan ke dalam blender.Tambahkan bahan-bahan lain.
Blender halus.
Sajikan jus kubis segera.
Jus tomat antikanker
Bahan-bahan :
Jus tomat antikanker
200 g tomat
¼ sdt lada halus
1 sdm air jeruk nipis
½ gelas air dingin
Cara membuat jus antikanker :
Kukus tomat selama beberapa saat agar kandungan likopen yang merupakan zat pencegah kanker bisa keluar semua.Potong-potong tomat kemudian masukkan ke dalam blender bersama lada, air jeruk, dan air dingin.
Haluskan.
Sajikan jus tomat segera.
Jus buah nanas mix bayam
Bahan-bahan :
Jus buah nanas mix bayam
300 g nanas
100 g bayam
100 ml air dingin
1 sdm madu
Cara membuat jus :
Kupas, cuci lalu potong-potong buah nanas. Masukkan ke dalam blender.Tambahkan daun baya, air, dan madu.
Proses hingga halus.
Sajikan selagi dingin.
Jus buah pepaya campur wortel
Bahan-bahan :
Jus buah pepaya campur wortel
200 g pepaya, potong-potong
200 g wortel, potong-potong
2 sdm air lemon
100 ml air dingin
Cara membuat jus :
Potong-potong pepaya dan wortel. Masukkan ke dalam blender.Tambahkan air lemon dan air dingin.
Haluskan.
Sajikan jus segera selagi dingin.
Tidak ada yang salah dengan pepatah 'Mencegah lebih baik daripada mengobati'. Apalagi untuk penyakit berbahaya seperti kanker.
Jus pencegah kanker dapat melawan munculnya bibit-bibit kanker dengan cara mencegah sel-sel tubuh berkembang abnormal (tidak normal). Selain itu, kandungan nutrisi dan vitamin pada segelas jus akan memastikan daya tahan tubuh terjaga sehingga anda tidak mudah terserang bibit penyakit dari dalam maupun dari luar.
Bagi anda yang merasakan gejala kanker, kami sangat menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter terdekat agar mendapatkan informasi penanganan yang tepat sebelum terlambat.



No comments:
Post a Comment